Posts

Cerita Saja (18)

Assalaamu'alaikum!

H-1 Ramadhan^^ Yeaaaaay!!!

Tak terasa, tinggal sekitar satu bulan lagi saya tinggal di sini. Masih beberapa hal yang saya inginkan namun belum dapat saya capai dalam program ini. InsyaAllah I'll not regret. Lebih banyak belajar hidup di sini instead of the "technical knowledge". Di bulan terakhir ini, saya sangat berharap dapat mencapai target getting along with everyone. Hahaa target macam apa itu?

Sebenarnya dari kemarin-kemarin ada beberapa hal yang ingin sekali ditulis namun entah kenapa sering muncul dna hilang dari kepala. Besides, setiap akan menulisnya bingung dan terbayang akan menjadi pembahasan yang sangat singkat, berakhir cetek dan nyinyir wkwk.

Anyway, saya keseringan pakai judul Cerita Saja ya haha. Saya bingung sih ngasih judul apa untuk tlisan yang tak jelas temanya.

Beberapa hari yang lalu, saya membaca blog seorang teman. Dia mengatakan bahwa dia itu bakat mencar. Dan itu membuat saya sadar, kok saya ternyata juga kayak gitu ya. Bakat mencar tuh maksudnya secara tidak sengaja keadaan yang menimpa diri membuat diri ini agaknya kehilangan kesempatan untuk berinteraksi, bersosial, hang out bareng teman-teman.

Hari pertama puasa ada event buka bersama bareng mas mbak di sini tapi ... sepertinya saya tak bis aikut. hiks

H-5 Ramadhan

Assalaamu'alaikum!

Ramadhan sebentar lagi. Ini adalah Ramadhan pertama saya di luar negeri (jika umur saya sampai). Saya tak bisa membayangkan akan seperti apa bulan Ramadhan saya. Ada satu keinginan untuk ikut sholat isya dan tarawih berjama'ah di masjid, paling tidak satu kali. Apakah memungkinkan? mengingat di sini sekarang isya saja sudah jam 9 dan masjid dapat dicapai sekitar 30-40 menit menggunakan bus. Pulang kemaleman kan ga baik wkwk.

Bagaimana saya akan melewati Ramadhan ini? Bagaimana suasana buka puasa akan pecah di dapur? Bagaimana suasana sahur di kamar yang sepi karena seua fasilitas umum sudah ditutup? Semoga saja menjadi Ramadhan yang terasa nikmat dan berkah.


Cerita Saja (17)

Hai! Apa kabar?

Rabu dan Kamis barusan ini saya seneng banget. Hari Rabu, saya ada kelas, sebut saja netpro. Setelah kelas, saya banyak ngobrol dengan Agung, mulai dari ngomongin agama, sampai utang orang-orang terkenal. Saat itu ada seorang cowo masuk ke kelas dan ternyata dia ketua proyek Smart Farm di kampus sini. Trus kami kenalan, ngobrol dikit walaupun sekarang saya lupa namanya. Maaf.

Lalu saat akan masuk gedung digital menuju kelas bahasa korea, teman-teman (James, Joha, Kamel, Darvish, dan Fabian) menyapa dari lantai 4. Rasanya seneng banget. Padahal sesimpel itu. Saat itu saya kembali sadar, hal simpel pun bisa bikin orang lain seneng ya. Pas saya sampai di lantai 4, saya hampiri mereka. Trus saya ditanyain Fabian, "udah ngerjain pr?" Seneng, Coy. Padahal cuma ditanyain gitu doang, dan mungkin itu basa-basi. Trus di kelas juga Joha tanya sekali atau dua kali gitu ke saya. Sepulang kelas, kami jalan bareng ke dorm. Beberapa menit kemudian mereka semua jalan ke festival. Saya pengen ikut, tapi saya bilang ke Joha, "I really want to but I need to wait for my prayer time so I will not skip." Dan yaaaa saya ga ikutan.

Selepas makan malam, saya jalan-jalan sendiri ke festival. Ketemu Juwel (bener ga ya?), Faisal, dan maaf, lupa namanya yang satu lagi. Trus saya ngobrol dikit dengan Juwel. Kami berpisah di area konser. Saya memutuskan jalan-jalan keluar kampus jam 8 malam itu, demi beli roti tawar yang saya sudah ngidam entah sejak kapan. Penjaga tokonya baik banget. Beruntung sekali beliau mengerti saya sekalian mau tukar uang 500an jadi lima uang 100an tanpa saya ngomong (ga tau ngomongnya gimana juga). Melihat keriuhan sekitar di malam hari menyenangkan juga. Saya senyam-senyum sendiri sambil jalan. Hari itu sangat membahagiakan karena saya merasa ada yang menganggap saya ada dan mau bersosial dengan saya. Jarang-jarang saya bisa merasa sebahagia ini di sini.



Jarang-jarang jalanan ini dipake tempat parkir mobil 


 Tempat parkirnya dijadiin stand nongkrong sih. Dipake makan dan minum-minum.


Pengen deh makan ayam di Mom's Touch 

Orang Jualan Ayam 



Nih di tempat parkir standnya banyak kan

Sampai di kamar, saya makan roti tawarnya. Habis beberapa potong. Saya pikir, paling baru habis sekitar lima hari kemudian. Ternyata setelah dicek, tanggal kadaluarsanya adalah hari esoknya. Penyesalan melanda. Kenapa ga dicek dulu sebelumnya. Akhirnya saya makan dua atau tiga potong sambil nonton. Juga berencana untuk mengolah roti itu esok pagi agar paling tidak nanti kalau harus dibuang, ga terlalu banyak gitu. Asumsi saya, kadaluarsa hari itu tuh, hari itu masih cukup oke untuk dikonsumsi, kalau hari itu sudah habis baru mungkin bermasalah kalau dimakan. Dan ternyata saat saya memandangi roti tawar itu, sadarlah ada keterangan bahwa roti itu diproses dengan mesin yang sama untuk memroses daging babi. Ngek ngooook. Dilema melanda. Satu sisi bilang harus dibuang, satu sisi bilang sayang, masih banyak. Dan akhirnya diputuskan untuk dibuang. Mungkin Allah sengaja kasih yang kadaluarsanya esok hari agar lebih ga sayang buat ngebuang. Hahahaaa kok jadi ngomongin makanan.



Kamis, entah kenapa ada sesuatu dalam diri saya yang ngajak keluar. Kepikiran buat ke English Cafe, temat yang selama ini saya pengen banget nongkrong di sana tapi belum cukup berani ke sana. Sama kayak ke sekre baru gitu lhooo. Perlu ada temen kalau mau ke sana. Akhirnya saya jalan-jalan ke festival sendirian. Aneh banget jalan-jalan ke festival sendirian. Akhirnya saya jalan-jalan sambil ngefoto-foto. Setelah selesai, saya agak memaksa diri ke English cafe. Ternyata ke English Cafe sendirian kala itu tak semenyeramkan yang saya bayangkan. Beruntung ada Joha di sana. Ada teman lah.






Ga tau ini orang-orang lagi ngapain. Mungkin guess star nya artis idolanya dan mereka nungguin. 



Itu soda kok

Saya bantuin Joha menyiapkan tools untuk dia presentasi tentang Ekuador ke anak sekolah. Trus saya mengantar dia beli permen cokelat. Kami juga mampir ke festival, lihat-lihat doang. Sepanjang jalan, kami banyak ngobrol. Dia cerita tentang malam sebelumnya dia dan teman-teman berakhir minum-minum tapi dia ga minum banyak. Dan dia baru balik jam 5 pagi. Trus dia juga cerita kalau Kamel dan Fabian ternyata punya pacar yang baru ketemu di Korea ini. Cerita juga kalau saat mereka minum-minum itu ada pacarnya fabian, dan mereka sempat ciuman di sana. Katanya seru dan crazy sangat lah malam itu. 

Senang. Seneng banget bisa tahu cerita mereka.

Selanjutnya kami kembali ke English Cafe. Lalu saya beralih ke Liyana. Kami ngobrol banyaaak banget tentang Islam. Mungkin juga banyak ghibah. Dan hari itu saya juga ngobrol dikit, bukan ngobrol banget sih soalnya itu obrolan dengan peserta siapapun yang ada dan mau terlibat gitu wkwkw. Ya sok ngakrab gitu dengan beberapa orang di English Cafe. Belum kenalan properly sih tapi seneng banget.

Ohiya, dalam tiga hari festival itu, ada beberapa artis kpop yang jadi guess star di sini. Dan spring festival tidak hanya di sini, di kampus lain juga ada. Dan kemarin ada Mamamo, Psy, dan ga tahu apa lagi di Gumi University. Di sini, yang saya tahu, ada Lee Hi (bacanya yihai), Gugudan, entah apa lagi. Btw saya sempet menikmati konser Lee Hi beberapa saat. Saya suka suaranya. Haha. Dan akhirnya saya tahu, musim spring festival, artis korea banyak duit wkwkwk.

Ya gitu deh. Saya merasa dua hari itu Allah memberikan banyak kebahagiaan (yang sebenarnya simpel) untuk saya. Terima kasih, Allah.

Refleksi Diri

Barusan nemu sebuah tulisan di buku catatan saya. Ditulis sekitar 9 bulan yang lalu.

"I hate my self for almost always getting up late
I hate my self for being unconfident
I hate my self for being irresponsible
I hate my self for being easily bored
I hate my self for not having spirits to fight and struggle
I hate my self for leaving my obligation esp. sholat
I hate the fact that I haven't found any real-friend or intimate friend (Setidaknya sekarang InsyaAllah sudah menemukan)
I hate my self for not feeling comfort in doing du'a
I hate my self for always finding more negative sides than positive sides
I hate my self for not having willing to change seriously

But I love my self for being happy in helping others."

Ternyata selama 9 bulan itu hampir seluruh bagian I hate my self masih belum berubah kecuali tentang teman. Jadi selama ini saya ngapain?


Voluntary Activity part 2 - 장천초

Assalaamu'alaikum!

Yay. Sudah weekend lagi, Kemarin saya kembali jalan-jalan.Kali ini saya ke 장천초 atau SD Jangcheon di Gumi untuk melakukan voluntary activity part 2. Di episode sebelumya, pengalaman voluntary activity ada dramanya. Ternyata kegiatan kali ini tak kalah berdrama juga. Haha

Malam sebelumnya, saya bukannya tidur, malah baca Wattpad. Yang dibaca kurang berfaedah lagi. Astaghfirullah. Nah, saya baru tidur setelah sholat subuh. Sebenernya kepikiran sih kalau ada kemungkinan bakal bangun telat. Namun, saya ndableg, "ah kalau niat pasti bangun lah. Pasang alarm jam 7 deh." Jadwal saya waktu itu 10.30 am. Kami, saya dan Azkya, janjian ketemu di bus stop kampus dengan Hyeon Myeong eonni jam 9. Terlalu awal karena selanjutnya tidak ada bus yang memungkinkan ke sana tepat waktu.

Ternyata beneran telat bangun, coy. Saya bangun karena ditelpon Hyeon Myeong. Panik banget dah itu, udah jam 9 lebih.

"Nala, where are you? The bus will arrive in 4 mins."
"Hah? OMG. Ummm ... I just woke up. How if we take taxi instead?"
"OK. Azkya is also late."

Oke. solved. Kami bisa naik taksi saja. Tapi tetap saja ga enak sama Mbak Hyeon Myeong. Ya ampun, Mbak, maafkan daku ... Btw suara dia di sebearng tuh masih kalem kayak kasihan sama yang diajak bicara gitu. Saya buru-buru siap-siap. Sikat gigi, cuci muka, ga mandi. Saat saya sedang akan menuju kamar Azkya, ada telpon lagi

"Nala, do you know Azkya'z dorm?"
"Yes, I know."
"Please come to her room. I think her phone is out of battery."

Pas saya ke kamar Azkya ... Jeng jeeeeng. Dia masih bobo.

"Jam berapa sih kak? Kita janjian jam 9 kan?"
"Jam 9 lebih nih Az."
"Hah? Demi apa ... Oh bateraiku abis, pantesan alarm ga kedenger. Kakak duluan aja deh ke sana sama Hyeon Myeong, nanti aku nyusul."
"OK"

Beruntunglah Azkya, masih punya waktu buat mandi karena jadwalnya masih jam 11.20 am. Sebenernya saya juga ada waktu mandi sih, tapi saya ga tega membiarkan Hyeon Myeong nungguin. Saya langsung ke parkiran taksi. Disambut oleh Hyeon Myeong eonni. Saya udah telat, dia masih senyum-senyum aja coy. Saya makin ga enak. Katanya, kalau naik taksi, sekarang masih belum terhitung telat. Selanjutnya kami ngobrol di dalam taksi. Dia juga cerita kalau dia tidur jam 4 lewat. Ya Allah, saya makin merasa bersalah. Trus saya tanya rumahnya di mana. Saya lupa namanya, tapi itu kayaknya mayan jauh. Makin makin merasa bersalah. Trus dia ngasih saya susu. Katanya, dia tahu kami pasti belum sempet makan apa-apa, makanya dia beli susu buat kami bertiga. Ya Allah, ini orang baik bangeeeet. Saya makin makin makin merasa bersalah. Oke itulah drama hari itu.

Karena saya sebelumnya sudah pernah melakukan kegiatan ini di Gimcheon, dalam hati, saya jadi membanding-bandingkan 장천초 dan 김천신일초. Well, sekolah ini sepertinya relatif lebih kecil dibandingkan sekolah yang sebelumnya saya kunjungi.

Sampai sana, kami menuju ruang guru. Kami hanya disuguhi nokcha dan ditinggal begitu saja. Katanya kami diminta menunggu hingga waktunya tiba. Mungkin semua gurunya sedang sibuk jadi tidak ada yang mengajak kami ngobrol. Akhirnya kami hanya ngobrol berdua. Ngomongin apa aja, saya lupa. Dan akhirnya ada orang yang nanyain ini ke saya,

"You don't put on make up?"
"Hahaa. No."
"Why?"
"I feel that I am still under age for using make up."

Ditanyain begitu saya jadi berasa gimana gitu. Ada beberapa macam tebakan muncul di otak saya. Haha. Ya sudahlah, peduli amat.

Kali ini saya presentasi di kelas 5 dan Azkya di kelas 6. Di kelas saya, ada anak (lupa namanya) yang pernah ke Indonesia karena bibinya orang Indonesia. Kalau boleh jujur, saya merasa kelas saya lebih seru dibandingkan kelas Azkya. Maaf ya Az, hehee... Menurut saya itu juga karena Azkya ngira dia bakal ngisi kelas bocah-bocah (kelas 2-3) gitu jadi slide yang disiapin ya buat bocah-bocah gitu. BTW karena nglihat ppt kami, Hyeon Myeong jadi pengen ke Indonesia. Yeaaaaaaay.

Di kelas saya, banyak yang nanya. Seneeeeeng. Sayang banget kami ga bisa main-main lebih banyak. Saya sempet ngasih Keripik Tempe, memakaikan jarik dan baju batik ke seorang bocah. Seru deh. Setelah usai pun masih ada yang nanya-nanya ga penting. Trus masih ada juga yang ngintip-ngintip ngikutin saya juga hahahaa mirip kayak di sekolah sebelumnya tapi ga separah yang sebelumnya. Menyenangkan, coy.

Setelah selesai semuanya, kami pamit ke kantor guru. Ga ada bla bla bla. Dan kami pulang. Naik taksi. Ya gitu deh. hahahaa. Dokumentasinya bisa dilihat di sini.

Semoga saja voluntary activity ketiga (semoga memang ada) sangat menyenangkan ^^